Mocca is Back – Band Dengan Story Telling

Categories: Bandung UPDATE

bandungadvertiser.comMocca is Back – Band Dengan Story Telling | Kembalinya unit storytelling-pop Mocca dengan album paling barunya sesudah 8 th. vakum jadi penajam eksistensi kuartet asal Bandung itu. Ke empat personil yakni pemain gitar Riko Prayitno, penyanyi Arina Ephiphania, pemain bass Toma Pratama serta pemain drum Indra Massad yg tidak pernah bertukar mulai sejak 16 th. mengambil keputusan untuk bermusik berbarengan itu sudah keluarkan empat album penuh dengan album paling baru berjudul ‘Home’ (2015). Pada sistem pelaksanaan album itu seluruhnya personil kebagian jatah untuk menulis lagu, tak kecuali Indra Massad sang penjaga ritmik Mocca.

Mocca Profile (2)

Jadi bertepatan dengan peringatan lagi th. yang ke-16, pada 4 November 2015 Mocca melaunching single paling baru yang berjudul Stars in Your Eyes yang diputar serentak di radio-radio semua Indonesia. Sistem memasak single paling baru berjudul ‘Stars in Your Eyes’ di “dapur rumah” Mocca itu lewat sebagian step. Indra merekam melodi dengan bersiul sambil memainkan gitarnya serta direkam dengan piranti seadanya. Diluar itu Indra telah mempersiapkan ketukan spesial untuk lagu ciptaannya itu. Sesudah lagu itu direspon oleh Riko, Arina bertugas juga sebagai penulis lirik. Lirik lagu itu mengambil situasi lagu-lagu masa 1940-50an. “Dari melodi yang saya tangkap sepanjang sistem pembuatan lirik, saya mau bangun atmosfir yang romantis”, tutur Arina Ephiphania.

ragam-kuliner-bandung-dari-extreme-sampai-lezat/

Lagu ini dapat adalah satu diantara uji coba Mocca. Satu diantara misalnya Arina yang anti dampak vokal, “dipaksa” untuk memakai dampak vokal pada lagu itu hingga memberi warna tidak sama tanpa ada kehilangan kekhasannya. Beberapa langkah cuplikan gitar yang di ambil Riko juga lebih berani namun masih tetap nyaman untuk didengarkan. Mocca sampai kini sangatlah cerdas meramu suatu rencana rumit serta membuatnya simpel bergaya Mocca hingga tak berkesan pretensius. Mocca bakal terus jadi Mocca, apabila anda mempunyai peluang untuk menyelam ke karya-karyanya bersiaplah untuk terkesima dengan apa yg tidak tampak di permukaan dari suatu gunung es bernama Mocca.

Video Clip

Pada tanggal 25 Oktober 2015 lantas, House The House menghadirkan gelaran Musca Bdg, suatu festival Musik serta Seni yang ditujukan untuk menghidupkan kembali kebahagiaan serta perayaan di ruangan umum. Bertempat di Rimba Kota Babakan Siliwangi Bandung, acara ini dapat jadi arena tingkatkan kesadaran orang-orang untuk berperan serta dalam program revitalisasi dan utilisasi ruangan umum. Musca juga bekerja bersama dengan sebagian pihak, seperti brand lokal, food tenant, sampai beberapa pelaku seni, untuk wujudkan visi itu.

Baca Juga /hijab-trend-lifestyle-bandung-masa-kini/

Mocca is Back – Band Dengan Story Telling Semua arena rimba kota Bandung itu disulap jadi suatu venue tidak kecil. Selama jalan mulai dari pintu masuk, ada bermacam food tenant (Taco Loco, Cubanos, Rawsome, Brother Jons & Sons, Ima Mobs, serta AddIctea), aktivasi dari Go-Jek, Go-Food & Go-Box, tiga Totem Box/Chalkboard dari Brodo untuk pengunjung menuliskan ide-ide mereka untuk Babakan Siliwangi, serta penanaman pohon pinus muda yang dikerjakan oleh Matoa,. Ada juga instalasi seni dari Stereoflow, serta booth persembahan Matoa, NIION, Brodo, serta Bandung Clean Action.

Arena Adu Domba yang populer dirubah jadi music stage. Mengenai jejeran pengisi acara yaitu LIZZIE, The Fox and The Thieves, Under The Big Bright Yellow Sun, Elephant Kind, Barasuara, Payung Teduh, serta Float. Di segi lain rimba, pemirsa dapat melihat pemutaran film di monitor terbuka yang dinamakan Forest Cinema. Program itu dipersembahkan oleh Main Mata.

Lewat Musca, House The House bakal dengan cara bertahap lakukan sistem revitalisasi Babakan Siliwangi. Diinginkan pengunjung yang sudah datang bakal berperan serta untuk menyukseskan program itu, hingga Bandung mempunyai Rimba Kota yang dapat di nikmati dengan cara maksimal Mocca is Back – Band Dengan Story Telling