Dago Pakar Tempat Yang Romantis , GAK BIKIN DOMPET KAMU NANGIS

Categories: Bandung Tourism

Pesona Dago Pakar di Bandung, seolah tidak lelah memberikan kenyamanan yang istimewa bagi para pengunjungnya. Tidak hanya memanjakan anda dengan keindahan alam yang disajikan dalam potret pemandangan, mereka pun siap pula mengisi rasa lapar anda setelah lelah mengelilingi setiap sudut kota seharian.

Bagi anda yang datang bersama sang istri tercinta, pasti membutuhkan sebuah tempat romantis untuk mengenang kembali kisah cinta anda pada waktu dulu kala. Bila demikian, maka tempat yang satu ini wajib sekali anda singgahi!

Nama tempat makan Lisung the Dago Boutique Resto merupakan sebuah surganya para pasangan yang tengah di mabuk asmara. Bagaimana tidak? Mereka tidak hanya menawarkan makanan yang enak, tetapi juga memberikan space yang indah dan cocok banget dah.

Click HereDAGO PAKARClick HereDago PakarClick Here

Supaya tahu lebih jauh, maka simak ulasan kami di bawah ini ya!

Lisung the Dago Boutique Resto

Pada dasarnya, secara etimologi, nama Lisung diambil dari Bahasa Sunda yang memiliki arti sebagai sebuah tempat yang digunakan untuk menumbuk nasi. Guna mempertahankan kesundaannya, mereka pun menerapkan sebuah konsep restoran yang bergaya etnik, dikombinasikan dengan ruangan terbuka yang langsung mengarah pada pemandangan indah dari atas ketinggian kota Bandung.

Nama Lisung sendiri tercetus dari pemilik restoran ini yang menginginkan sebuah wadah yang bukan hanya sebagai tempat makanan, tetapi juga sebagai tempat untuk menikmati sebuah pemandangan. Oleh karena itu, kemegahan lisung pun akan anda dapatkan di saat datang ke tempat ini.

Alamat tempat romantis yang satu ini pun berada di Jalan Bukit Pakar Timur no.1 Dago Pakar Bandung, dengan nomor telepon 022 2536225.

Testimoni Pengunjung

Berdasarkan pengalaman salah satu pengunjung yang datang ke sini, melalui blog nya, Ia bercerita tentang alasan menjadikan Lisung sebagai kafe favorit mereka;

  1. Tempatnya yang Tidak Terlau Ramai

Di saat Ia berkunjung ke sini, Ia menemukan bahwa tempat ini sangatlah tenang, dan ukuran dari kafe ini pun tidak terlalu besar. Di lantai dasar, Ia mengemukakan bahwa hanya terdapat 5 meja, dan di bawahnya lagi juga ada area yang lumayan besar dengan meja berjumlah sekitar 20. Dari segi parkiran pun, menurutnya, ditaksir hanya cukup untuk 10-12 mobil.

Hal tersebutlah yang membuat tempat ini memang menjadi sangat sepi, cock untuk menenangkan pikiran dan hati. Lalu romantis, sebab tidak terlalu banyak orang yang mengganggu keintiman anda di tempat ini.

Baca Juga Belanja Asik di Pasar Baru Bandung

  1. Suasana yang Tradisional

Seperti yang sudah kami paparkan di atas, bahwa konsep dari Lisung ini memang mengutamakan etnik dan tradisi yang khas. Hal ini dibenarkan pula oleh pengalaman pengunjung yang datang, sebab Ia mengatakan bahwa Lisung ini dibuat dengan tema tradisional dengan dekorasi gubuk-gubuk, dan kayu.

Dengan demikian pula, tempat ini semakin kuat menancapkan kesan tradisi yang ingin dibangunnya di atas kota Bandung.

  1. Pemandangan Kota Bandung

Berbicara yang atas-atas, tak akan luput dari lokasi tempat ini yang berada di atas bukit, sehingga memudahkan para pelanggan yang datang untuk menikmati pula kota Bandung dari atas ketinggian.

Pengunjung yang menuliskan kisahnya ini pun membenarkan ungkapan di atas, dengan menuliskan bahwa malam hari merupakan waktu terbaik untuk datang ke tempat ini, guna menikmati gemerlap kota Bandung dari atas bukit.

Menurutnya pula, Lisung bukan sebuah café yang secara tiba-tiba ada di atas sana, melainkan sengaja dibangun guna menikmati keindahan Bandung yang megah. Apalagi bila beruntung dan mendapatkan posisi di pinggir restoran yang langsung bertatapan dengan keindahan kota Bandung sebagai latar nya.

  1. Makanan dan Minuman yang Enak

Menurut pengalaman pengunjung tadi, Ia mengatakan bahwa ciri khas menu andalan di sini adalah Sop Iga yang lezat. Beliau pun suka menikmati menu omelet di sini, dan pernah juga menikmati Mie tek-tek nya.

Soal minuman pun banyak dan juga beragam bisa anda jadikan pilihan.

  1. Musik Pengiring

Keindahan pemandangan, suasana yang romantis, makanan yang enak, apalagi yang kurang? Oh ya! Alunan musik. Tanpa alunan musik pasti semuanya menjadi kurang asyik.

Hal itu pun dibenarkan oleh pengunjung pria ini yang mengatakan pada saat Ia datang ke tempat Lisung, waktu menunjukkan pukul 19.00 WIB, dan alunan live musik pun tengah dilantunkan di tempat ini.

Menurutnya pula, para pengunjung yang datang dapat meminta lagu yang mereka sukai untuk diperdendangkan oleh para pengiring musik. Wah! Semakin romantis saja, suasananya ya?

Harga Makanan di Lisung Café

Berhubung tempat makan satu ini menawarkan banyak sekali kenyamanan seperti yang sudah kami paparkan di atas, maka harga pun tentu akan sesuai dengan itu semua, bukan?

Untungnya, mereka ini memang menyasar kalangan menengah ke atas, sebab dari kisaran harga yang bisa kami simpul kan mereka membanderol dari angka Rp. 50.000 ke atas saja untuk menu makanan beratnya, dan minuman di angka Rp. 15.000 saja. Wah, murah juga ya kan?

Nah, kalau begitu, sekian dulu ulasan kami tentang Lisung Café, sebuah tempat romantis yang tidak membuat dompet kalian miris.

Semoga artikelnya bermanfaat, dan jangan lupa dibagikan manfaatnya, ya! Sampai jumpa!