Bandung Juga Punya Zebra Cross Unik, Lho !

Categories: Bandung UPDATE

bandungadvertiser.com – Eh, ada yang baru nih di tengah jalanan kota Bandung yaitu zebra cross yang bentuknya unik. Kalau desain zebra cross unik di dunia memang sudah banyak banget, tapi kalau di Indonesia sepertinya baru ada di Kota Bandung aja nih, guys ! Jadi, di Bandung ini kamu bakal nemuin desain-desain unik di jalur penyebrangan di beberapa ruas jalan utama.

Seketika jalur penyebrangan ini langsung jadi hits dan ramai dibicarakan di banyak situs berita online dan media sosial sejak peresmiannya di akhir bulan Desember 2016 lalu. Ada yang kasih tanggapan positif dan memuji dengan ide kreatif pemerintah Kota Bandung, tapi ada juga loh yang tidak setuju dan menganggap hal ini melanggar aturan lalu lintas. Hhmm.. baiknya kita cek dulu yuk.

Jadi sebetulnya menurut peraturan lalu lintas yang berlakudi Indonesia untuk fasilitas penyebrangan ini terbagi dua jenis yaitu zebra cross dan pelican cross. Masing-masing ini punya aturan yang berbeda tapi tetap dengan fungsi yang sama yaitu sebagai lintasan penyebrangan orang di jalan raya.

Zebra cross yang sudah sangat kita kenal ini punya aturan yang mutlak dan harus berwarna hitam putih. Mutlak ini maksudnya adalah jika ada penyebrang jalan menginjakkan kakinya di garis hitam putih tersebut maka wajib bagi setiap pengendara yang melintas untuk memberhentikan kendaraannya dan memberi jalan bagi penyebrang.

Sedangkan untuk pelican cross tidak memiliki aturan bentuk atau warna. Di pelican cross ini pengendara harus mengikuti lampu lalu lintas yang berada di sisi ruas jalan dan para penyebrang harus lebih dulu menekan tombol lampu lalu lintas sebelum menyebrang jalan. Jadi dengan kata lain hukum yang berlaku di pelican cross adalah pwngwndara tunduk pada aturan lampu.

Nah, pelican cross ini lah yang dimanfaatkan dan disulap dengan desain unik oleh Pemerintah Kota Bandung. Jadi  hal ini sama sekali tidak melanggar peraturan lalu lintas, bahkan bisa  jadi sesuatu hal yang baru dan patut untuk dicontoh.

Ide kreatif ini sengaja dibuat untuk lebih manarik perhatian para pengendara di jalan raya yang sering kali melalaikan para pejalan kaki yang akan menyebrang. Mereka kadang tidak memperhatikan jalan dan membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi. Bukan hanya bagi para pengendara, ini juga dimaksudkan bagi para pejalan kaki agar membiasakan menyebrang jalan pada tempat yang seharusnya dan dengan cara yang benar.

Alasan ini pun juga disampaikan oleh Walikota Bandung, Bapak Ridwan Kamil di akun instagramnya dengan gaya khas Kang Emil :

“Untuk melawan pemotor yang sering kali tidak taat atur an dengan melewati zebra cross untuk pejalan kaki, maka di Kota Bandung didesain ragam crossing yang lebih komunikatif.

Untuk keselamatan dunia akherat, sebelum menyebrang para pejalan kaki agar selalu menengok ke kiri/kanan bukan menengok masa lalu. Insya Allah selamat. Nuhun”

Jalur penyebrangan unik ini bisa kamu temukan di sekitar Jalan Merdeka, Jalan Braga, Jalan Asia Afrika, Jalan Naripan dan menyusul beberapa ruas jalan lainnya. Sengaja didahulukan di kawasan ramai agar menarik dan mulai memahami maksud dan tujuan dibuat desain unik ini.

Seperti yang akan kamu temui di Jalan Merdeka yaitu jalur penyebrangan ‘ular tangga’ berwarna kuning. Jalan ini disulap persis seperti permainan ular tangga lengkap dengan kotak bernomor dan juga gambar ular yang melintang. Jadi senyum-senyum sendiri deh kalau nyebrang disini.

Jalan Merdeka

Beda lagi dengan jalur penyebrangan di Jalan Naripan yaitu berdesain permainan trasional ‘sondah’ yang berwarna putih. Permainan ini semacam lompat kotak dan menghindari melewati salah satu kotak yang ditandai. Sampai sekarang masih sering dimainkan anak-anak kecil loh. Tapi hati-hati yaa, kalau mau main disini kamu harus melompat cepat karena nanti keburu lampu hijau.

Jalan Naripan

Ada lagi di Jalan Braga, disini desain jalur penyebrangannya adalah jajaran suling bambu yang berwarna merah putih. Lalu ada juga di Jalan Asia Afrika yang berdesain jajaran angklung berwarna putih abu-abu. Nah, yang terakhir adalah di Jalan Wastukencana dengan bentuk desain penggaris raksasa yang berwarna hitam kuning. Wah, seru banget nih jadi pengen nyebrang bulak balik deh.

Jalan Wastu

Selain desain yang unik itu, jalur penyebrangan ini pun ditambahkan peringatan dengan tulisan Tengok Kanan / Tengok Kiri di setiap ujung jalannya. Juga di jalur pengendara ada tulisan peringatan “Kurangi Kecepatan. Hormati Hak Pejalan Kaki.” Nah kalau sudah begini pasti bisa tercipta suasana lalu lintas yang tertib dan nyaman. Yes, crossing the street is never as much fun as this.

 

(credit pic : Instagram @dudisugandi & detikcom)