Back to Nature ala Masagi Coffee

By | April 6, 2022

bandungadvertiser.comBack to Nature ala Masagi Coffee , Maraknya bisnis coffee shop yang menjalar di Kota Bandung, membuat para ownernya harus memeras otak untuk menciptakan, mendesain dan mempromosikan coffee shop nya ke semua kalangan agar pengunjung di kafe nya tetap ramai, dan juga setia. Seperti juga Masagi Coffee ini, dia memberikan sajian yang berbeda dengan coffee shop lainnya.

Masagi Coffee merupakan salah satu pendatang baru di antara coffee shop yang berada di Ciumbeleuit.

Karena letaknya yang dekat dengan kampus Universitas Parahyangan, dan perkantoran, tentunya pengunjung di sini lebih banyak dari daerah lain. Namun persaingan ketat antara coffee shop menjadi tantangan tersendiri untuk Masagi Coffee.  

Coffee Shop yang berada di Jl. Gunung Kareumbi No.1-B, Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung ini memberikan konsep yang lebih berani dan berbeda dengan coffee shop lainnya.

Di saat coffee shop yang lain memilih desain minimalis dengan nuansa klasik ataupun nature buatan. Masagi Coffee memberikan scane alam asli yang di konsep secara cantik dan manis.

Kafe yang dibuka pada bulan agustus tahun 2018 ini berani menampilkan konsep alam yang benar-benar nyata. Sekilas orang yang lewat tidak akan tahu, jika di tempat itu ada sebuah coffee shop, karena tidak ada plang nama atau petunjuk yang menandakan ada sebuah kafe disitu.

hanya papan dari kardus yang bertuliskan “Tempat Parkir untuk Masagi Coffee”, itu pun diperuntukkan untuk pengguna motor, untuk parkir mobil sendiri sangat sempit.

Masagi Coffee sendiri buka mulai pukul 07.00 hingga pukul 22.00. Termasuk coffee shop yang buka sangat pagi. Namun di kafe ini tidak tersedia makanan berat untuk sarapan. Dia hanya menyediakan coffee dan snack pendampingnya.

KOnsep Masagi Coffee

Bangunan coffee shop nya sendiri tidak seperti coffee shop pada umumnya. Hanya bangunan lama yang terlihat tua dengan bagian-bagian dinding yang cat nya sudah banyak yang terkelupas, dan beberapa lumut yang menempel di sekitar atap. Bangunan yang sudah lama tidak berpenghuni, mungkin itulah kesan pertama yang terlihat saat datang ke kafe ini.

Siapa yang mengira, ternyata itu konsep yang mereka sajikan untuk membuat pengunjung penasaran. Di balik bangunan coffee shop yang tua itu, terdapat keindahan yang tidak terduga oleh orang lain.

Sebuah area outdoor yang sangat luas dengan konsep alam yang dibiarkan alami, Sejauh mata memandang, rimbunan pepohonan hijau nan tinggi dengan semilir angin sepoi sepoi bisa dirasakan disini. Serasa berada di hamparan tanah lapang yang luas dengan tanaman-tanaman tinggi menjulang. Sangat cocok untuk tempat piknik sebenarnya.

Di halaman terbuka yang luas itu, Masagi menyediakan area-area seat dengan meja dan kursi yang terbuat dari besi. Area seat di halaman itu hanya di alasi oleh bebatuan yang tertata rapi dan diberi pembatas bawah berupa keramik untuk beberapa tempat dan besi yang di tata mengelilingi area seat.

Ada juga area seat yang berada di tanah dengan rumput yang sudah ada. Untuk area yang dibatasi besi dibawahnya, hanya memuat 2 meja dengan masing masing meja terdiri dari 3 kursi.

Biarpun disediakan area seat, namun banyak juga pengunjung yang memilih menggelar tikar sendiri untuk menikmati suasana alam dengan menikmati coffee di tempat ini.

Hanya ada satu bangunan utama di kafe ini. bangunan utama ini di gunakan untuk coffee bar, dan area seating. Dinding bangunan di kafe ini dibiarkan apa adanya tanpa di poles dengan cat ataupun dilapisi keramik dinding, yang terlihat hanya lapisan semen berwarna abu-abu. Untuk lantainya sendiri sudah dikeramik dengan warna merah kecoklat-coklatan.

Warna yang hampir mirip dengan batu bata. Masih mempertahankan konsep bangunan lama, furniture yang digunakan pun hampir keseluruhan berbahan kayu.

Area seat di dalam bangunan tidak dibuat full, hanya di isi dengan beberapa meja dan kursi kayu, dan meja-meja besi seperti area outdoor. Di area bangunan ini, juga disediakan beberapa mainan yang bisa digunakan oleh anak-anak yang diajak berkunjung oleh orang tua mereka.

Tempat ini benar-benar friendly untuk anak-anak, selain ada nya mainan yang tersedia, anak-anak juga bisa bermain, berlarian di sini tanpa takut tersesat ataupun tertabrak kendaraan, layaknya bermain di alam terbuka yang masih bisa dipantau oleh orang tua mereka dari jarak yang aman.

Di teras bangunan juga disediakan area seat. Karena masih menyatu dengan bangunan, lantai di area ini berupa keramik dan lantai beton. Area seat bagian teras hingga kesamping bangunan masih tetap sejuk dan teduh. Walaupun tidak berada di area yang dekat dengan pohonan besar, area ini cukup rimbun, karena banyak tanaman-tanaman kecil yang mengelilingi area ini, dan berada di titik-titik tertentu.

Outdoor Area di Masagi Coffee

Konsep yang di sajikan di kafe ini adalah outdoor alam terbuka, namun jangan khawatir kepanasan di sini. Pohon-pohon yang menjulang tinggi membuat tempat ini redup dan terlindung dari paparan sinar matahari secara langsung, dan tentunya udara yang ada menjadi sejuk dengan angin sepoi sepoi yang akan membuat pengunjung betah untuk nongkrong berlamaan di sini.

Kafe ini juga menjadi tempat favorit para pecinta spot instagramable karena banyak spot-spot cantik dan menarik yang bisa digunakan untuk berfoto.

Untuk memberikan kenyamanan pengunjungnya, Masagi Coffee menyediakan Free Wifi dan dan juga charging area di beberapa titik area, selain itu toilet di area ini terjaga dengan bersih.

Toilet di kafe ini cukup unik. Karena banguan toilet sendiri terpisah dari bangunan utama. Bangunan toiletnya berada di halaman belakang, dengan tipe bangunan toilet ala-ala toilet di bumi perkemahan. Pegawai di kafe ini cukup ramah dan memiliki respon yang cepat, sehingga pengunjung bertambah puas saat berkunjung.

Untuk menu minuman dan makanan sendiri cukup beragam, walaupun harga yang di tawarkan di kafe ini sedikit mahal dibanding coffee shop pada umumnya, namun sebanding dengan rasa dan kenyaman yang ditawarkan dengan tempat ini.

Tidak hanya sekedar tempat ngopi, Masagi coffee juga menjadi wadah instalasi arsitektur untuk Bandung Design Biannale. Tahun 2019 lalu ada sebuah pameran yang di lakukan oleh arsitektur Hijau (Arjau) dari program studi arsitektur universitas Parahyangan dan Yayasan Arsitektur Hijau Nusantara (Yahintara). Dalam pameran itu ada sebuah instalasi ruang yang berbentuk vernakular nusantara seperti kubah terbuka.

baca juga

    Bukan hanya pameran, Masagi Coffee juga sering dijadikan venue untuk acara-acara spesial, seperti pesta ulang tahun, pemotretan, dan acara kelulusan.

    Masagi Coffee memberikan kenyamanan yang tidak dimiliki oleh coffee shop lainnya. Selain enak untuk nongkron, kafe ini juga tempat yang pas untuk mengadaka event special dengan tema outdoor.

    Kalian bisa melihat banyak referensi tentang kafe ini di sosmed, kalian juga bisa mengintip instagram mereka di @masagikoffee. So kapan kalian akan ke sini? walaupun hanya sekedar nongkrong, jangan lupa mampir ke Masagi Coffee.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *